Cara Mudah Memotong Ikan Tuna Agar Tidak Cepat Hancur

ikan tuna

Ada beraneka ragam tipe tuna di pasaran, terdapat yang wujudnya lebih kecil dari tipe yang lain serta rupanya abu- abu. Seleksi tuna fresh yang aromanya fresh, dan nampak lembab serta rupanya terang. Jauhi tuna yang rupanya nampak kumal ataupun kecoklatan di bagian tepinya, semacam diambil dari MasterClass. Bila kalian membeli ikan tuna utuh serta fresh di pasar, coba potong dengan hati- hati supaya dagingnya tidak hancur. Perlengkapan penting pastinya pisau runcing serta talenan.

Cara Memotong Ikan Tuna Agar Tidak Hancur

1. Potong kepala tuna

Taruh tuna miring, bagian perut mengarah ke kalian. Maanfaatkan bagian balik pisau buat memeriksa bagian keras serta bersisik di sejauh bagian tuna dari sirip dada hingga akhir. Sayat bagian keras itu ke arah sirip dada, upayakan mulai dari dekat akhir. Sayat hingga memotong kepala, jalani pada kedua bagian tuna. Berikutnya, potong tulang punggung. Maanfaatkan telapak tangan buat memukul bagian balik pisau supaya lebih gampang memotong tulang lunak tuna. Raih kepala dari tubuh tuna. Potong bagian yang menyamai kerah pada kepala tuna. Jadi, esok bermukim bagian kepala utuh.

2. Sayat bagian keras pada tulang balik tuna

Taruh tuna dengan cara berdiri, bagian perutnya di talenan. Sayat tulang balik tuna dari akhir mengarah bagian kepala. Triknya, pegang sirip punggung kemudian sayat tulang balik itu hingga ke kepala. Tetapi, janganlah sayat sangat cepat, lama- lama saja sebab bagian ini amat halus serta gampang hancur.

3. Potong daging tuna

Baringkan tuna dengan cara miring, sayat daging dari pinggang hingga tulang atas. Akhir pisau sepatutnya hal tulang tuna. Ambil bagian daging itu, potong memakai pisau. Simpan di kulkas. Berikutnya, balik tuna alhasil ekornya mengarah ke kalian. Potong tulang tuna yang terdapat di pinggang dasar hingga perut. Potong akhir akhir pinggang dasar, sayat pas di tengah dari akhir hingga gerong perut. Jalani tahap itu pada kedua bagian tuna.

4. Filet daging tuna

Tahap terakhir, potong perut tuna yang berlemak. Potong akhir akhir tuna yang keras. Filet kulit ikan tuna serta simpan dalam kulkas. Jika ingin energi simpannya lebih lama, balut dahulu gunakan kertas sushi ataupun masukkan bungkusan hampa.

Cara di atas dapat anda lakukan mudah dengan trampil juga. Anda dapat juga mencari beragam info dan tips menarik lainnya pada laman perum tunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *